Surga Tersembunyi di Sumatera Utara

Tangkahan, miliki alam yg asri serta membuat senang siapa saja yg ada. Berikut surga tersembunyi di Sumatera Utara. Seperti apa?

Tangkahan seringkali di ucap jadi Hidden Paradise in Sumatera. Saya kira istilah itu tidak belebihan. Sebab memang benar terdapatnya, di mulai dari lingkungan alam yg masih asri sampai pusat penangkaran gajah.

Berada di Desa Namo Sialang, kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat memiliki jarak sekitar 124 km dari Medan. Lokasi Wisata Tangkahan bersebelahan langsung dengan Taman Nasional Gunung Leuser. Habiskan waktu kurang lebih 4 jam untuk sampai kesini. Akses jalan masuk lantas belum teraspal semua. Kanan kiri ada kebun sawit. Mata pencaharian warga di sini biasanya jadi petani sawit.

Tangkahan biasanya disinggahi oleh turis asing. Bahkan juga di tempat ini ada sekolah yg dibangun masyarakatnya untuk memberi pelajaran Bahasa Inggris loh. Pelajaran bahasa inggris ini yg mengajar biasanya yaitu guide turis atau bahkan juga turis asing yg lama tinggal di sini. Keadaan kekeluargaan yg hangat dapat kalian rasakan saat ada ke sini. Seperti tidak ada jarak di antara turis dengan masyarakat kurang lebih.

Penginapan-penginapan di Tangkahan biasanya dikelilingi oleh sungai. Sungai yg mengalir di Tangkahan ini bernama Sungai Buluh serta Sungai Batang. Sungai ini dangkal serta mempunyai air yg jernih, sampai-sampai turis dapat hanya duduk enjoy sampai berendam di sungai ini. Keadaan yg sepi serta asri membuat kamu malas bergerak. Maka bila ada ke Tangkahan sediakan sekurang-kurangnya 1 hari utk sekedar berleha-leha serta santai dipinggir sungai ini yah.

Di Tangkahan anda dapat mengerjakan beberapa aktivitas alam yg menyenangkan. Satu diantaranya tunggangi gajah di rimba liar. Sekalian tunggangi gajah ini, turis bakal diberikan edukasi berkenaan rimba oleh banyak pawangnya. Aktivitas setelah itu memandikan gajah. Turis bakal dikasihkan sebuah sikat kecil untuk menggosok tubuh si gajah. Adakalanya si gajah bakal ambil air sungai lewat belalainya selanjutnya iseng menyemprotkan airnya ke banyak tamu yg memandikannya. Dahsyat!

Jarang-jarang sekali menyaksikan sampah yg berantakan di sini. Biasanya dari guide-guide lokal ini lantas turut bersihkan sampah-sampah yg di meninggalkan pengunjung. Maaf, biasanya pengunjung yg tinggalkan sampah plastik malah turis lokalnya. Seingat saya paling akhir saya bertandang ke sini tengah hari libur nasional, serta turis lokalnya naik. Mereka tinggalkan sampah plastik dipinggir sungai.

Tidak diam diri saja, saya serta kawan-kawan lantas turut ikut mengambil sisi dalam bersihkan sampah serta membuangnya dalam tempat sampah yg udah disajikan pengelola pariwisata. Kalaupun bukan kita siapa ? Alam udah memberi kita sangat banyak faedah,udah selayaknya kita terus mengawasi kelestariannya.

Kami lantas menambahkan perjalanan dengan melintas sungai dengan tubbing. Tubbing di sini dijalankan dengan jadikan satu ban-ban selanjutnya guide bakal mengarahkan menuju mana kita berlayar dengan memakai dayung seadanya dari batang pohon. Ini pengalaman pertama saya untuk rasakan serius dekat sama alam. Matahari kembali pada peraduannya, kami lantas menginap di gua malam itu. Gua ini bernama gua kambing. Terdapat di belakang air terjun. Ditemani sinar bulan serta api unggun yg udah disediakan oleh guide-guide kami. Adakalanya kami lantas ditemani sinar kunang-kunang.

Serius pengalaman tidak terlewatkan. Keadaan yg hening, cuma terdengar nada air terjun. Kami lantas memasak makan malam seadanya, bercakap sampai terlelap, siap menyambut surprise ditambah lagi yg bakal kami bisa keesokan hari. Penginapan di gua ini udah disajikan oleh guide awalnya. Jadi di dalam gua di pasang kasur angin. Kamar mandi ada di luar gua, jangan takut yah gaes, meski kamar mandinya terbuka di alam, tetapi cukup memberi pribadi. Ditanggung orang tidak dapat menyaksikan kalian di luar. Toiletnya lantas udah menggunakan toilet duduk loh.

Matahari kembali pada singasana serta kami lantas terjaga. Selesai tuntas sarapan berbekal yg udah kami bawa serta, kami lantas menambahkan perjalanan. Ini hari skedul kami ke arah satu diantara air terjun paling besar di lokasi wisata Tangkahan. Air Terjunnya jernih serta deras. Terletak tersembunyi serta hanay dapat d jangkau dengan menyebrangi sungai. Kami lantas berenang, bermalas-malasan bahkan juga makan siang dekat air terjun itu.

Pulang dengan pengalaman baru serta sejuta masa lalu. Dengan bertamasya ke Tangkahan saya rasakan kedamaian. Tidak pernah saya rasakan sedekat ini dengan alam!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *