Santorini Memang Cantik

Ke Santorini, Yunani kamu harus ke Desa Oia. Di sini sunsetnya menarik serta pemandangannya begitu indah.

Bertandang ke Santorini di Yunani tentu tidak akan lupakan simbol tercantiknya ialah Gereja Biru (The Blue Dome) serta sunset berlatar belakang kaldera yg indah bagaikan lukisan.

Dimanakah gereja serta panorama sensasional itu ada? Desa Oia atau Dia, dibaca Eya, sebagai suatu desa kecil ada di barat laut pulau Santorini.

Desa Oia di Pulau Santorini ini jadi serangan pelancong, sebab begitu populer dengan bermacam spot photo cantik berhias kaldera indah, dan jejeran resto serta villa berundak-undak menganakemaskan mata. Desa ini dapat ditempuh gunakan bis lokal dengan perjalanan kira-kira 20 menit dari terminal bis desa Fira, pusat desa di pulau Santorini.

Oia sering jadikan tempat berbulan madu buat pasangan yg baru menikah, atau jadi buruan tempat photografer mengekplor keindahan alam melalui bidikannya. Namun, tempat desa yg amat romantis ini dapat berubah jadi kurang nyaman, apabila bertandang pada musim pelancong di bulan Juni sampai September.

Untuk memperoleh keindahan kenyataannya di desa Oia, direferensikan hadir pada bulan April serta Mei. Pada musim tidaklah terlalu ramai ini, udaranya sejuk serta kemungkinan dapat lihat temaram sunset Oia yg amat indah.

Apabila tempuh perjalanan ke Oia gunakan bis, jadi kita bakal hingga di alun-alun desa (Main Square) yg disinyalir dengan suatu bangunan putih di tengahnya bernama Gereja Panagia of Platsani. Dihadapan gereja kecil ini nampak jelas kaldera membentang di lautan Aegean.

Di samping kanan serta kiri alun-alun desa, ada jalan setapak yg turun-naik condong berundak-undak. Apabila belok kiri dari alun-alun desa, jadi kamu bakal telusuri villa serta hotel berkualitas, diselingi beberapa resto berjajar tawarkan panorama sensasional.

Apabila belok kanan dari alun-alun desa, jadi kamu bakal berjumpa dengan bermacam toko toko souvenir, beberapa cafe, toko kemeja serta beragam galeri. Nah, di jalan setapak berikut ini, kita bakal berjumpa dengan lorong-lorong tempat biasa pelancong ambil foto-foto kekiniannya.

Ada sejumlah tempat yg selamanya dicari oleh pencinta photo cantik serta banyak photografer di Oia ini. Pertama, The Blue Dome, gereja berkubah biru berkawan lonceng. Ke-2, yg ikonik ialah matahari tenggelam Oia, yg dapat dilihat di samping utara desa.

Walaupun kadangkala tempat titik melihat sunset ini begitu berjubel dengan pelancong, namun benar-benar terbayar dengan keindahan warna jingga yg bersinar waktu temaram, bak lukisan alam yg begitu memikat. Ke-3, panorama kaldera bertabur lampu-lampu malam, seperti mimpi sebagai realita karena sangat cantiknya.

Ke empat, sejumlah galeri serta resto dapat juga jadi spot photo unik untuk kamu yg senang menangkap tiap-tiap kejadian, sebab interior serta tata terletak yg tak biasa, ditemani lorong-lorong atau dekorasi lucu yg sukar diperoleh di pulau lain.

Tiap-tiap pojok desa Oia, sungguh-sungguh memberikan kisah lalu tak terlewatkan serta buat kamu selamanya ingin kembali. Itu juga yg bawa saya dua hari beruntun hadir ke desa ini. Untuk capai Pulau Santorini, kamu harus terbang terlebih dulu ke Athena di Yunani, selanjutnya naik feri cepat atau penerbangan domestik.

Tetapi yakinkan, semua usaha itu sungguh-sungguh terbayar dengan pengalaman yg kamu temukan di desa ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *