Negara Ini Punya Taman Keren untuk Edukasi Warganya

Di Fort Edmonton Park, kita dapat belajar peristiwa Kota Edmonton lewat cara yg menarik. Kamu dapat bergaya di spot-spot instagramable dengan busana kuno.
Di tiap-tiap traveling yg saya melakukan, sekurang-kurangnya saya akan berkunjung ke satu tempat yg miliki narasi peristiwa seperti museum, taman, bangunan atau apa pun itu. Serta di Edmonton, saya datang ke tempat lahirnya kota ini yakni Fort Edmonton Park.

Mereka mengatakan ini jadi taman bersejarah lantaran di sini kita dapat memandang lahirnya Edmonton. Fort Edmonton sebagai taman terluas di Kanada. Kategorinya living history museum, tempat yg memperlihatkan beberapa benda bersejarah terhitung di dalamnya kegiatan, busana, bangunan, pekerjaan, yg semua dihidupkan kembali buat ceritakan kehidupan pada periode khusus di saat lampau.

Makan waktu sepanjang hari di sini lantaran cukup berbagai hal yg dapat di nikmati. Ditambah lagi mendekati sore hari, ada beberapa kesibukan outdoor yg diberikan seperti Ferris Wheel, Carousel, Merry Go Round serta beberapa macam permainan simple yang lain. Menurut saya, summer yakni waktu terunggul datang ke Fort Edmonton Park.

Cuaca yg tidaklah terlalu dingin membuat kita bisa bekerja dengan lega mengingat kita akan berubah dari satu tempat ke tempat yang lain. Satu , kala summer jam operasional mereka lebih panjang ketimbang dengan musim yang lain. Jadi dapat lebih senang buat bereksperimen kan?

Demikian datang di sini, kita akan langsung diterima oleh sejumlah staf yg kenakan pakaian tradisionil serta mereka akan memaparkan bagaimana mengerjakan tur ini. Kemudian kami menggunakan kereta api (dengan bentuk kereta yg telah di-rebuilt) dari gate penting ke gate seterusnya buat mengawali tur. Fort Edmonton Park ini dibagi ke 4 daerah berdasar pada tahun/ jaman buat mempermudah pengunjung mendalami peristiwa mereka.

1. 1846 Fort – Fur Trade Jaman (berlangsung pada tahun 1795-1859)

Di sini kita dapat memandang Fort yg jadikan hunian. Bangunannya sekitar terbuat dari bambu anyaman tetapi cukup hangat buat berlindung di saat itu. Di sini telah diawali perdagangan pertama yakni mengerjakan barter bulu binatang dengan barang barang dari Eropa buat kepentingan hidup seharian.

Saya pernah bergaya bersama dengan suku asli (yg diaktori oleh staff) di muka Aboriginal Camp. Ada 1 rumah yg cukup mencuri perhatian saya, yakni The Rowand House. Ini yakni rumah paling besar di saat itu, terbagi dalam 4 lantai dengan guna yg berlainan di setiap lantainya (buat beberapa pelayan, buat masalah pekerjaan, buat keluarga serta tamu, serta buat gudang)

2. 1885 Street – The Settlement Jaman (berlangsung pada tahun 1871-1891)

1885 street melukiskan dimulainya kehidupan kota kecil, dapat dibuktikan dengan hadirnya mass media (telegraph and printing media), alat transportasi (covered wagon), Jasper House Hotel, McDougall Methodist Church, serta kantor polisi. Di sini kita akan menemui Ottewell Farm, serta seperti peternakan kita akan memandang sejumlah binatang seperti kuda serta babi yg memang dengan berencana diternakkan.

3. 1905 Street – The Municipal Jaman (berlangsung pada tahun 1892-1914)

Pada saat ini, kehidupan telah tambah lebih maju serta berkembang berubah menjadi suatu pemerintahan kota dengan hadirnya Alberta Provincial Legislature. Perihal ini pun diikuti dengan keadaan ekonomi yg berkembang cepat. Di saat ini, University of Alberta (1908) telah dibuka. Saya pernah bergaya di Rutherford House, rumah Pertama Menteri pertama Alberta. Saya pernah juga berkunjung ke Ernest Brown’s, buat bergaya memanfaatkan baju jaman pionir kala itu.

4. 1920 Street – The Metropolitan Jaman (berlangsung pada tahun 1914-1929)

Jalan ini melukiskan Edmonton sepanjang serta selepas Perang Dunia 1. Di jaman metropolitan ini, kehidupan Kota Edmonton tergantung pada rantai usaha yg lebih luas dibandingkan awalnya. Kita akan menjumpai sejumlah bangunan yg memang ditujukan buat usaha, seperti movie theatre, money changer, mini golf, serta yang lain.
Beberapa bangunan yg berada di sini telah dipugar kembali mengingat bangunan asli yg telah ringkih.

Pastinya tiada kurangi sedikitpun peristiwa di dalamnya. Mau bikin tur ini menyenangkan, kita dapat nikmati ice krim sesaat di Bill’s Confectionary, main billyard di Kelly’s Saloon, nikmati fresh bread di Jasper House Bakery, dan seterusnya. Cukup turuti rute yg berada di map, ditanggung kamu tak kan tersesat serta rasa-rasanya kamu makan waktu lebih dari 1 hari di sini.

Mengerjakan sama dengan old city tur di sini benar-benar menyenangkan serta kala itu saya berencana menggunakan outfit yg berikan kesan-kesan oldish biar kala difoto saya serius berada di waktu lampau.

Kala melancong, yuk selipkan satu tempat lokasi di itinerary buat belajar peristiwa biar berubah menjadi momen extraordinary traveling. Lantaran kehidupan waktu lampau yakni suatu yg begitu indah buat dilupakan, banyak evaluasi di dalamnya.

Di tersisa 6 bulan tahun 2019 ini saya memiliki rencana traveling ke Thailand serta Dubai. Mengapa, lantaran saya ingin menaikkan pengalaman extraordinary traveling sampai ke Uni Emirat Arab. Saya yakin saya akan kepanasan disana tetapi saya akan terpesona dengan keindahan lautnya.

Saya pingin sekali mendalami Dubai Fom The Water, seperti datang ke Winding Canals at Madinat Jumeirah, Bustling Waterways at Dubai Creek, The Heart of The City at Dubai Water Canal, Kekinian Skyline Views at Dubai Marina and Sail along the Coast at Arabian Gulf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *